Foto bersama

Foto bersama Muspika dan Paskibraka pada Upacara peringatan 17 Agustus di Lapangan Lubuk, Ingin Jaya.

Pasar Lambaro

Sebagai salah satu potensi Ekonomi untuk Masyarakat dan Ingin Jaya

Order seragam pengurus

Desain seragam pengurus Forkom Jaya, Berminat Hub 085277910940.

Lubuk Sukon, Gampong Wisata Aceh

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh menetapkan Gampong (desa) Lubuk Sukon di Kec.Ingin Jaya Kab. Aceh Besar, sebagai ikon Aceh dalam dunia pariwisata. Gampong Lubok Sukon telah melalui berbagai tahapan seleksi oleh Pemerintah Aceh sehingga ditetapkan sebagai Desa Wisata Aceh guna mendukung peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Aceh dalam rangka program Visit Aceh 2013.

Kuburan Masal

Merupakan kuburan masal korban tragedi Tsunami yang terletak di Gampong Siron, Kec. Ingin Jaya.

☣ Sekretariat: Jl.Kereta Api Lama. No.2. Gampong Lubok Batee. Kecamatan Ingin Jaya. Kabupaten Aceh besar. Hp: 085277910940 ☣

Buka Puasa Bersama, Silaturrahmi & Pemilihan Ketua

11:03 AM |

Assalamu'alaikum wr wb,
Alhamdulillah, pada malam Kamis, 31 Juli 2013 dengan Izin Allah SWT, kami telah melaksanakan Buka Puasa Bersama Tokoh, Muspika Ingin Jaya serta Pemilihan Ketua Forkom Jaya Priode 2013 - 2015 di Sekretariat Forkom Jaya (Komp. Kantor Camat Ingin Jaya). Dalam pemilihan tersebut menghasilkan TIM Formatur sebagai berikut; 

Ketua Formatur; 
M. Yudha Rizki, A.Md (Ketua Terpilih/Mukim Lamteungoeh) 
Anggota Formatur;
  1. Irfan (Suara Terbanyak 2/Mantan Sekretaris Umum/Mukim Lamteungoeh)
  2. Zahrul Faizin (Suara Terbanyak 3/Mantan Wakil Ketua/Mukim Gani) 
  3. Hajri Takriyuddin (Suara Terbanyak 3/Mantan Pengurus Lama/Mukim Lamgarot) 
  4. Eka Marlina (Unsur Perempuan/Mantan Wakil Ketua/Mukim Lamgarot) 
  5. Rabiuliani, S.PSi (Unsur Perempuan/Mantan Pengurus Lama/Mukim Gani) 
  6. Khairol Mizan. Us (Ketua Demisioner/Mukim Pagar Air) 



Secara pribadi saya (Khairol Mizan. Us) mengucapkan ribuan terima kasih kepada rekan-rekan pengurus yang selalu setia menemani disetiap derap perputaran roda organisasi, baik dalam suka maupun dalam, mudah-mudahan kedepan makin solid serta silaturrahmi terus terjalin sampai kapanpun... Sejarah baru telah kita torehkan bersama, Priode Krusial penuh tantangan serta prahara telah mampu kita lalui bersama, sampai akhirnya bersandar disebuah dermaga sekretariat yang begitu lama kita perjuangkan bersama, suatu kebahagian luar biasa muncul tatkala pencapai yang begitu lama dinanti terkabulkan. Rekan-rekan sekalian, pantang menyerah untuk mencapai suatu tujuan mulia, karena masih sangat banyak jalan menuju kesana namun kita harus mampu mengikuti irama yang sedang dimainkan... Konsolidasi TIM sangat menentukan arah dan jalan yang akan dilalui sebuah organisasi, untuk itu harapan kita semua Pengurus Baru nantinya mampu menerapkan hal serupa guna penguatan kapasitas internal pengurus, berbekal rasa sosial serta loyalitas diri untuk Forkom Jaya yang telah kita tanamkan selama ini menjadi modal utama untuk membesarkan organisasi ini. Terima Kasih Kami, juga kami sampaikan kepada segenap Handaitolan yang telah sudi kiranya atas sumbangsih, baik pemikiran, finansial serta tenaganya dalam menjalankan roda organisasi ini,,, Semoga segala Sumbangsihnya mudah2an akan dicatat oleh Malaikat serta akan dijadikan sebagai Amal Ibadahnya oleh Allah SWT dan akan dibalas dengan PAHALA yang berlipat Ganda,,, Aamiin,,, Akhirnya Kami Segenap Pengurus yang telah Demisioner memohon maaf atas segala kekurangan semasa kepemimpinan kami, hanya sebatas inilah kemampuan kami dalam menjalankan RODA Organisasi ini,,, karena KESEMPURNAAN hanya Milik Allah SWT semata...


Demikian Kabar bahagia ini kami sampaikan, semoga kedepan lebih baik kiprah Generasi Muda Ingin Jaya (FORKOM JAYA). 
 Ttd; 
Khairol Mizan. Us/Ketua Demisioner
Read More

Warga Lambaro Minta Jalan Rel Kereta Api Diperlebar

10:30 AM |

INGIN JAYA - Sejumlah warga yang bermukim di sepanjang Jalan Rel Kereta Api Lama dan Pasar Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, meminta Pemerintah Aceh Besar dan Provinsi Aceh, memperlebar ruas jalan tersebut serta memperbaiki badan jalan yang sudah rusak.

Warga setempat menilai, jalan tersebut memang sudah beraspal. Namun, jalan itu kini sempit karena hanya 3,5 meter. Kondisi ini tak sebanding lagi dengan jumlah pengendara yang setiap saat melalui jalan tersebut. Dalam dua tahun terakhir, jalan tersebut sudah sangat ramai dilalui.

Karenanya, warga berharap Pemkab Aceh Besar, jalan padat arus lalulintas, terutama di pagi hari itu, agar segera merehabilitasi sekaligus memperlebar ruas badan jalan tersebut.
Read More

Anak Yatim Aceh Menyumbang untuk Palestina

12:16 PM |

Demi Palestina, sekitar 100 anak yatim di Aceh menyisihkan sedikit jajannya untuk menyumbang donasi rakyat Palestina yang hidup dalam tekanan Israel. Ketua Komite Nasional Untuk Rakyat Palestina (KNRP) Banda Aceh, Farid Nyak Umar, mengatakan dana dikumpulkan anak-anak yatim di Pondok Yatim Putri PKPU, Gampong Suruy Kecamatan Ingin Jaya Aceh Besar. Jumlahnya sebanyak Rp 1.869.000.

"Anak-anak yatim tersebut berasal dari seluruh Aceh yang selama ini dibina oleh PKPU bekerja sama dengan IIH Turki," katanya melalui siaran pers, Jumat 16 November 2012.

Menurut Farid, dari hasil pengumpulan dana selama sepekan terakhir, KNRP Banda Aceh berhasil mengumpulkan dana sebesar lebih dari Rp 16 juta. Pengumpulan dana masih terus dilakukan di beberapa tempat dengan mengadakan kegiatan tausyiah untuk Palestina dan pemutaran film.

Perwakilan Gaza, Palestina Syaikh Dr Syaady Abu Umaimeir mengatakan saat ini kondisi Masjid Al-Aqsa yang merupakan kiblat pertama salat terancam roboh karena Israel terus melakukan penggalian.

Kini Kompleks Al-Aqsa telah berada di bawah kendali tentara Zionis Israel, sehingga umat Islam yang ingin beribadah akan diperiksa secara ketat. “Bagi warga luar Palestina diwajibkan membayar pajak kepada Pemerintah Yahudi Israel jika ingin memasuki masjid yang menjadi tujuan Nabi Muhammad SAW saat peristiwa Isra'' Mi''raj,” ujarnya.

sumber : tempo
Read More

Sawah Kering, Warga Ingin Jaya Gagal Panen

8:32 AM |

Kekeringan yang melanda kawasan Aceh sejak beberapa bulan terakhir menyebabkan sejumlah petani di Desa Kayee Leue, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, terpaksa memotong padi mereka sebelum waktu panen tiba. Padi yang dipotong umumnya dijadikan sebagai makanan sapi atau kerbau.
Pantauan acehkita.com, para petani sudah mulai memotong padi sejak pagi hari. Hal iti dilakukan akibat tidak ada air yang bisa mereka pakai untuk mengairi sawah. Irigasi yang tersediapun tidak ada air. 

Selain memotong, warga juga sudah membiarkan binatang ternak mereka masuk ke sawah. Husaini, salah seorang petani, mengatakan, mereka terpaksa memotong padi akibat kekeringan yang sudah melanda sejak dua bulan lalu. Padi yang mereka potong sebelum waktu panen tiba rata-rata berusia tiga bulan.
“Kalau ada air satu bulan lagi sudah bisa panen,” kata Husaini kepada acehkita.com saat ditemui sedang memotong padi, Kamis (9/8).
Meski sudah pernah mengairi sawah dengan menggunakan mesin atau timba, namun padi tersebut tidak ada harapan untuk bisa dipanen. Hal itu membuat warga Kayee Leue mulai memotong padi sejak duapuluh hari lalu.
Selain untuk dijadikan makanan kerbau atau sapi milik sendiri, warga juga menjual padi yang belum bisa dipanen itu kepada pembeli dengan harga Rp10.000 per karung. “Setiap pagi sudah ada yang beli dengan harga yang rendah yakni Rp10.000 perkarung,” ungkapnya.
Salah seorang petani lainnya mengungkapkan, setiap pagi puluhan warga datang ke sawah untuk memotong padi. Pada saat pemotongan, kepala desa ikut mengawasi petani.
“Seperti panen biasa juga ada mobil yang mau angkut. Setelah potong langsung bawa pulang ke rumah,” ujarnya.
Akibat kekeringan tersebut, ratusan warga desa Kayee Leue gagal panen (puso). Belum ada upaya dari pemerintah untuk mengatasi kekeringan yang sudah melanda sejak beberapa bulan terakhir.
“Hingga sekarang belum ada upaya dari pemerintah,” pungkas Husaini.
 
Sumber: Aceh Kita

Read More

Pengurangan Penerima Jatah Raskin Diprotes

12:44 AM |

Warga sejumlah desa di Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, protes karena jumlah penerima beras miskin (raskin) periode Juni-Juli 2012, berkurang drastis dari bulan-bulan sebelumnya. Di desa Dham Pulo misalnya, dari 42 kepala keluarga (KK) yang sebelumnya berhak menerima raskin, kini hanya tinggal 2 KK lagi. Camat Ingin Jaya, Abdullah SSos yang ditanyai Serambi, mengatakan mulai Juni lalu pembagian raskin dilakukan berdasarkan data baru yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS). Menurut dia, tak hanya di Dham Pulo, desa-desa lainnya juga mengalami pengurangan jumlah penerima raskin. “Pembagian itu sesuai data baru BPS. Mungkin hasil survei BPS di Dham Pulo, kriteria masyarakat yang berhak menerima raskin sudah berkurang dari 42 menjadi 2 orang. Begitu juga di desa-desa lainnya,” kata Abdullah, kepada Serambi malam tadi, seraya mengaku banyak keuchik yang meneleponnya untuk mempertanyakan masalah itu. Abdullah sebenarnya mengaku kecewa terhadap BPS. Seharusnya, hasil survei terbaru itu diseminarkan dulu di tingkat kecamatan. “Seharusnya data baru itu disampaikan ke semua keuchik untuk dicek lagi. Mana tahu ada yang salah, masih bisa diperbaiki. Jadi tidak timbul protes seperti sekarang,” ujarnya. Sebelumnya, Keuchik Dham Pulo, Zakaria mengaku terkejut saat ia mengambil jatah raskin warga desanya di Kantor Camat Ingin Jaya, kemarin. Ia kaget saat melihat jatah raskin untuk warganya periode Juni-Juli 2012, hanya 30 kilogram. Sementara bulan-bulan sebelumnya dijatah 630 kilogram untuk 42 KK. “Kalau dulu 630 kilo dibagi 42 KK, masing-masing KK mendapat 15 Kg. Tapi, sekarang cuma 30 kilo, kalau dibagi masing-masing KK cuma dapat segenggam beras,” ujar Zakaria sambil memperlihatkan Kupon Raskin Bagi Keluarga PRAS/KS-I Kecamatan Ingin Jaya yang diteken Kasi PMMG Kecamatan Ingin Jaya Erlina dan Camat Ingin Jaya Abdullah SSos. Zakaria yang tidak tahu tentang adanya pengurangan jumlah penerima raskin, mengaku terpaksa menunda pembagian raskin untuk warganya. Zakaria berharap pemerintah bisa menyalurkan raskin untuk warga di desanya seperti bulan-bulan sebelumnya.

sumber: serambi news
Read More

 
☣ Selamat Datang di Blog resmi Forkom Jaya dan follow juga kami di Twitter @Forkom_Jaya Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Kegiatan Kami ☣ Bantu kami dalam mengembangkan Blog ini, Bila Anda punya informasi menarik tentang Kecamatan Ingin Jaya kirimkan naskah dan fotonya serta identitas Anda ke email: forkomjaya@yahoo.com ☣